Saturday, December 1, 2012

Yadi Sembako, Usaha Kontrakan

Pelawak Yadi Sembako, yang kerap main di film horor dan komedi, berharap suatu saat mendapat tawaran bermain di film serius. Dengan bermain di film serius pengalaman aktingnya akan semakin lengkap.

"Aku pengin banget main di film serius. Semacam film religi seperti itulah. Sayang sampai sekarang belum ada yang nawarin," tutur Yadi yang baru-baru ini bermain di film horor-komedi Pocong Keliling.

Menurut Yadi, bermain di film serius sangat penting karena bisa menjadi tolok ukur kemampuan akting seorang aktor. "Sekaligus biar aku juga enggak main di film horor saja," kata pria kelahiran Jakarta, 17 Juli 1973, ini.  

Meski saat ini relatif sedang laris, Yadi menyadari bahwa karier di dunia hiburan tidak berumur panjang. "Setiap orang ada masanya sendiri-sendiri. Nanti kalau sudah enggak dipakai, ya harus ada usaha lain," kata pelawak bernama asli Suryadi Ishaq ini.

Oleh karena itu, saat ini Yadi sudah memulai usaha di luar dunia hiburan. Dia tak mendirikan rumah produksi sepetri yang banyak dilakukan selebriti lain, tetapi membuka usaha kontrakan.

"Kalau rumah produksi, kan musiman. Kalau produknya bagus dipakai terus. Tapi, kalau jelek, ya enggak laku. Jadi aku lebih memilih usaha kontrakan yang umurnya panjang," kata Yadi optimistis. (DOE) 

Wednesday, October 17, 2012

Pajak dari Rumah Indekos Meningkat

PENERIMAAN pajak dari rumah indekos terus meningkat tiap tahun. Hal itu terjadi karena bertambahnya jumlah orang yang indekos di Ibu Kota. Banyaknya pendatang membuat warga DKI membuka lahan bisnis dari usaha rumah indekos.

"Jumlah rumah indekos di Jakarta terus saja bertambah, itu juga berpengaruh pada penerimaan pajaknya," kata Kepala Bidang Pengendalian Pajak Dinas Pelayanan Pajak (Kabid PP DPP) DKI M Taufik Hidayat, di Jakarta, kemarin.

Data hingga Agustus 2012 mencatat jumlah rumah indekos yang menjadi wajib pajak sebanyak 854  unit. Adapun total penerimaan pajak dari Januari - Agustus 2012 mencapai Rp 4,7 miliar atau rata-rata penerimaan per bulan mencapai Rp 588 juta.

Angka itu meningkat dari tahun sebelumnya yang tercatat 762 rumah indekos dengan total penerimaan pajak sepanjang tahun mencapai Rp 6,07 miliar, atau rata-rata per bulannya sekitar Rp 506 juta," Untuk tahun ini, bisa dipastikan jumlah penerimaan pajak meningkat," jelasnya.

Berdasarkan catatan Dinas Pelayanan Pajak (DPP) DKI Jakarta, jumlah rumah indekos tertinggi di Jakarta Barat sebanyak 284 rumah, Jakarta Selatan 175 rumah, Jakarta Pusat 162 rumah, Jakarta Timur 122 rumah, dan Jakarta Utara 111 rumah. 

Berdasarkan Peraturan Daerah No. 11/2010 tentang Pajak Hotel, wajib pajak hanya mengikat bagi rumah indekos dengan jumlah kamar lebih dari 10 unit dengan tarif pajak sebesar  10%. Bahkan untuk rumah indekos yang  biaya per bulannya mencapai Rp 5 juta tidak akan dikenai aturan ini jika jumlah kamarnya tidak lebih dari 10 kamar.

Sementara itu, jika jumlah kamar mencapai 11 unit, meski harga sewanya sebesar Rp 500 ribu per bulan, tetap terikat dengan aturan tersebut. 

Peraturan itu juga mengikat rumah indekos berdasarkan kepemilikan yang sama, walaupun berada pada kawasan yang berbeda. Selama jumlahnya lebih dari 10 kamar, akan ditetapkan sebagai wajib pajak.  

"Aturan ini tidak berdasarkan omzet. Saya tidak tahu persis ke depannya seperti apa. Perda akan mengikuti perkembangan dari bisnis ini. Mungkin ke depannya bisa diusulkan seperti itu (penetapan wajib pajak berdasarkan omzet) mengingat prospek penerimaan pajak bisa lebih tinggi," ungkapnya. (Ssr/J-1)

Monday, October 1, 2012

Rumah Kost Gunung Sahari, Jakarta Pusat

1. Kost tahunan, bulanan, harian 65.000/hari, AC, TV, Spring Bed, Kamar mandi dalam, Parkir, Pintu bebas Ampera Vi/20-22 Gunung Sahari, phone (021) 6411 885-6.

Rumah Kost Pembangunan, Jakarta Pusat

1. Kost wanita baik-baik, cuci + gosok Jl. Pembangunan 1 + II Belakang Gajah Mada Plaza. Hubungi: handphone 0815 8581 0810.

Rumah Kost Meruya, Jakarta Barat

1. Kost Wanita Taman Meruya Ilir B10/12 Jakarta Barat, AC/Fan/Kamar mandi dalam, cuci, gosok, telepon (021) 5845 675 handphone 0813 1580 0153.

Rumah Kost Balikpapan, Jakarta Pusat

1. Kost, Bagus, AC, Kamar mandi dalam, cuci/gosok, Spring Bed, Fasilitas Parkir. Untuk karyawan baik-baik lengkap, Jl. Balikpapan 1 No. 25 Jakarta Pusat, telepon (021) 9751 3933 (Yitno) 

Rumah Kost Lautze, Jakarta Pusat

1. Menerima kos karyawati, Lautze Raya, Mangga Besar, Keagungan. Hubungi: telepon (021) 6390 344, 6260 959.